Perjalanan ini diawalai oleh rencana kami
mengikuti pendakian masal gunung sumbing (3371 mdpl) bersama kawan-kawan Arwana
(Pencinta Alam Biologi UNY). Kami bergabng dengan mereka dan melakukan
pendakian bersama pada hari minggu 23 Desember 2012. Kami berkumpul di Dekanant
Selatan FMIPA UNY dan langsung berangkat ke tempat tujuan yaitu BASE CAMP MT.
Sumbing di Dusun Garung, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo
pada pukul 16.00, dan ternyata hujan menyambut kami, sepanjang perjalanan kami di
guyur hujan meskipun perjalanan begitu lancar karena tidak ada di antara kami
yang mengalamai kecelakaan (amit-amit) dan tidak terpisah berangkat 8 motor dan
sampai di BASE CAMP pun 8 motor dan jumlah peserta pendakian masal yaitu 16
orang, yaitu ; 1) Azis (Leader), 2) Mas Ulul (Sweaper), 3) Fanny (ARWANA), 4)
Putri (ARWANA), 5) Vio (ARWANA), 6) Karin (ARWANA), 7) Westi (calon ARWANA), 8)
Anand (ARWANA), 9) Adit (ELEKTRONIKA UNY), 10) Jarot (JUPLI), 11) Udin (JUPLI),
12) Prast (JUPLI), 13) Luna (JUPLI), 14) Isma (JUPLI), 15) Rizqa (HIMABIO UNY),
16) Praja (HIMABIO UNY).
- Homemain page
- Aboutthe author
- Free Blogger Templates
- Subscribe to RSSkeep updated!
Thursday, January 10, 2013
MT.SUMBING
Wednesday, November 14, 2012
HATI INI TERPANGGIL UNTUK MENJADI KETUA KPK
Komisi pemberantasan korupsi (KPK)
adalah lembaga yang independent
dengan segala otoritas yang ada yang telah tertuang dalam Undang-undang yang
konon menjadi wewenang Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). KPK berfungsi sebagai
lembaga anti korupsi yang bertugas untuk memberantas korupsi yang sudah
mengakar dan menyebar ke segala lini elemen masyarakat.
Realita yang terjadi saat ini
KPK bagaikan pahlawan yang dianggap sebagai musuh bangsa sendiri dengan tugas memberantas
korupsi yang pelakunya adalah saudara-saudara setanah air, KPK harus berperang
dengan saudara sendiri ditambah dengan banyaknya musuh atau pihak-pihak yang
tidak menyukai sepak terjang KPK yang terkenal dengan sifat tanpa pandang
buluhnya, KPK tetap maju memberantas penyakit utama yang membuat bangsa ini
miskin dan membuat bangsa ini bagaikan tidak punya harapan lagi karena semua
sektor di lemahkan oleh praktek korupsi, kolusi dan Nepotisme (KKN).
Melihat fenomena yang ada hati
ini terpanggil untuk terlibat di dalamnya dan berjuang bersama teman-teman yang
sepaham untuk melihat dengan hati dalam mengatasi permasalahan yang sudah
mengakar ini.
Andai aku menjadi ketua KPK:
Aku akan melakukan "EVALUASI" interen dan merekrut para pengurus dengan sumpah kecintaan pada bangsa untuk
berjuang memberantas korupsi dari bangsa ini.
Mengupayakan undang-undang "TIPIKOR"
dengan hukuman yang layak agar para koruptor jera karena hukuman yang setimpal
dengan kasus jumlah uang yang mereka curi.
Berkerjasama dengan seluruh "LEMBAGA PENDIDIKAN" dalam upaya sosialisasi tindak korupsi dan mendidik para
pelajar untuk tidak melakukan korupsi karena pembentukan karakter di mulai
sejak dini.http://lombablogkpk.tempo.co/index/tanggal/704/Jarot%20Dwi%20Handoko.html
Tuesday, October 2, 2012
Perjalanan Yang Tak Direncanakan
Lebaran sudah lewat , akhirnya bingung mau
ngapain untuk para mahsiswa pasti kerjaannya cuma nganggur di rumah,
syukur-syukur bantuin bapak – Ibu di rumah tapi kayanya itu jarang banget di
lakuin oleh mahsiswa zaman ayeuna :D.
Melalui obrolan via sms dengan bung Dyta (teman
sekaligus kakak ketika di WARRANT)
Dyta: rot, hayuuuuu ka leuweung J
Jarot: siap dit, kamana? :D
Dyta: ujung kulon, kumaha siap?
Jarot: waduh, ujung kulon dit, beneran? Siap
banget, bawa apa aja?
Dyta: perlengkapan ka leuweung wae, haha,
makanan aya, tinggal siap wae
Mikir sejenak, waduh makanan ada, siapa
coba yang ga mau, udah lama juga ga main ke alam (huhuu kangennnn)
Jarot: siap Dyt, kapan berangkat?
Dyta: besok, besok jam 7 ane ke rumah maneh
Tanpa pikir panjang langsung mengetik sms
balesan
Jarot: sissssiiiiap dddiiiit :D
Singkat cerita..................................
Kami sudah sampai di cibaliung (selasa, 21
agustus 2012)
Kami istriahat sejenak di salah satu
minimarket (......maret), setelah membeli sesuatu buat bekal makan akhirnya
kami langsung menancap gas menuju Taman Nasional Ujung Kulon. Setelah sebelumnya
menangkap basah ada warga yang menjual kukang, (padahal kan kukang di lindungi
lhooooo)
Kami sampai di ujung kulon yaitu di resort
legon pakis, tetapi sepi penjaganya sedang tidur, selidik punya selidik nama
penjaganya adalah kang Asja yang kami ketahui besok harinya :D
Subscribe to:
Posts (Atom)
Dije
Time
Categories
- BACKPACKER (2)
- BSG (1)
- Caving (1)
- CONFERENCE (1)
- Dieng (7)
- GOA JEPANG (1)
- KPK (1)
- LOMBOK (1)
- me (1)
- PANTAI (1)
- PENGAJAR MUDA (2)
- PULAU TIDUNG (4)
- SAMAS (1)
- SUMBING (2)
- TAMAN NASIONAL UJUNG KULON (1)
- TOT (1)
Friends
INDONESIA KU



