Perjalanan menuju puncak siap di mulai ,
kita bangun tidak terlalu pagi karena memang target kita bukan sunrise tetapi asalkan sampai saja ke
puncak karena melihat kondisi tim yang memang kurang stabil. Perjalanan kita
mulai pukul 8 tentunya setelah sarapan terlebih dahulu. Dengan mempersiapkan
bekal makanan dan minuman yang cukup untuk di makan di puncak, kita hanya
membawa 1 daipek yang di bawa oleh Udin.
Perjalanan menuju puncak tidak begitu
terjal di awal hanya saja tracknya terus nanjak dan di titik-titik tertentu ada
tebing yang mengharuskan kita saling tarik menarik ketika di tebing, jalurnya
begitu banyak di buktikan dengan banyaknya percabangan tetapi tujuannya hanya
dua puncak asli dan puncak kawah, artinya ada dua puncak tetapi puncak kawah
tujuannya menuju ke kawah.
Kita memutuskan menuju puncak utama saja,
jalur di dominasi oleh bebatuan dan tanah berwarna kuning dengan kondisi lembab
dan licin, tetapi yang membuat menarik adalah vegetasi yang memenuhi kawasan
tersebut begitu indak, memang di dominasi oleh tanaman yang homogen tetapi
jalurnya begetu indah dan menawan terlihat cantik dengan bunga-bunga merah yang
bermunculan tetapi sayangnya mahkota utama pegunungan (edelweis) justru sedang tidak berbunga sehingga banyak di temukan edelweis yang berwarna coklat dan
berwarna putik tetapi tidak berbunga.